1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
Italian English

Brands Rappresentati

Panduan Singkat Untuk Melakukan Umrah

Panduan Singkat Untuk Melakukan Umrah

Tidak diragukan lagi, Haji dan Umrah adalah pikulan yang super penting hisab umat Islam mulai seluruh bumi. Haji dianggap sebagai salah satu dari lima pilar pokok Islam dan itu tetap bagi di setiap Muslim yang memiliki kesangkilan keuangan dan fisik untuk melakukan prosesi ke negeri suci Mekah untuk meninggalkan Haji. Saya sarankan Saudara membaca umroh sesuai sunnah untuk mendapatkan informasi lebih secara detail dan bermanfaat. Umrah tidak diwajibkan sebagai Haji, tetapi sedang dianggap sebagai bagian diperlukan dari ibadah dan Muslim dari seluruh dunia berbuat perjalanan ke Mekah & Madinah untuk melakukan Umrah. Umrah yang dilakukan sepanjang bulan Ramadhan dianggap sewatak dengan pahala untuk menggenapi ibadah Haji.

 

Namun, berikut juga merupakan kenyataan pahit bahwa sebagian besar pengunjung yang berjalan-jalan ke negara Suci bukan menyadari sungguh melakukan Umrah sesuai secara jalan Rasul Muhammad yang diberkati. Taktik ini luar biasa diperlukan untuk menunaikan Umrah sesuai beserta ajaran Rasul Muhammad mudah-mudahan dapat diterima oleh Allah. Berikut ini ialah panduan singkat untuk melaksanakan kewajiban Umrah.

 

Pertama-tama, seorang peziarah kudu masuk ke dalam keadaan ihram. Taktik ini dilakukan dengan sehat, memotong pamor dan sabut, mengenakan 2 pakaian murni sederhana. Sehabis masuk ke dalam kondisi ihram, sesuatu seperti perburuan, wewangian serta hubungan seksual menjadi terlarang.

 

Langkah selanjutnya adalah mengakar ke Masjidil Haram pada Mekah untuk Tawaf. Disarankan untuk merasuk ke pada masjid oleh bab-AS-salam gerbang Ka'bah beserta menempatkan suku kanan Engkau ke langgar. Peziarah kudu dalam kondisi wudhu untuk melakukan Tawaf Ka'bah Totok. Tawaf dimulai dari Hijr-e-Aswad (batu hitam) dalam haluan berlawanan peniti jam serta membaca sembahyang yang diajarkan oleh Rasul Muhammad SAW kepada umatNya. Pria pantas menjaga bahu kanan meronce selama Tawaf Ka'bah yang disebut Iddtibaa. Pada selesainya tawaf, khalayak harus menyelaputi bahu kanannya.

 

Setelah tawaf Ka'bah Tahir, tahap kemudian adalah meradukan tujuh putaran antara 2 bukit, Safa dan Marwah, yang dikenal sebagai Sai dan tersebut adalah ritual penting Haji dan prasyarat Umrah. Katakan juga butir Suci Alquran dan seruan sambil berdiri di ke-2 bukit dan selama Sai diantara itu.

 

Setelah selesainya Sai, pengunjung memotong rambutnya. Pria layak mencukur tua-tua mereka ataupun setidaknya mempersingkat rambut meronce. Wanita kudu memotong sabut mereka terlintas satu ataupun dua sentimeter. Pemotongan sabut peziarah tersebut adalah representasi untuk mengisyaratkan bahwa pengunjung telah bertobat dari roh dosa ujung mereka dan ini adalah awal daripada kehidupan mutakhir mereka di bawah takwa dan komando Allah.

banner usato

contattaci

mappa

Questo sito fa utilizzo di cookies per effettuare statistiche in forma anonima e per migliorare l'esperienza degli utenti durante la navigazione. Per saperne di più visita la pagina Privacy Policy.

Accetto cookies da questo sito.